Seniman Postscript:
Dannyswara Gobi

Penanggap Notabene:
Rugun Sirait

Pameran:
3-20 Oktober 2021

Pembukaan:
3 Oktober 2021
Jam 16.00 WIB

Ruang MES 56,
Jl. Mangkuyudan No. 53A, Yogyakarta
Buka tiap Senin-Sabtu
13.00-19.00 WIB

“Selamat tinggal privasi!”, kalimat yang Gobi katakan bila ada informasi pribadi yang digunakan atau tersebar oleh orang lain tanpa izin sebelumnya. Dunia digital dan internet 4.0 sudah meretas ruang-ruang privasi hari ini, bahkan sampai menyadap komunikasi pribadi. Tujuannya seringkali berkaitan dengan kepentingan kapitalis seperti membentuk algoritma media sosial, membaca ketertarikan diri kita, dan menghubungkan kita pada penawaran komersial yang tak kunjung habis.

Gobi melakukan beberapa percobaan dengan membuat pola, pengulangan, dan looping yang akan men-trigger rasa gelisah yang sangat mengganggu bagi sebagian orang terutama pengidap Trypophobia, seperti rasa gelisah dan gangguan yang kita rasakan ketika diawasi secara berlebihan.

Pameran tunggal Danysswara Gobi ini adalah bagian dari seri pameran Postscript/Notabene, sebuah program yang menginstitusi iklim kritik dan saran yang terjadi dalam praktek sehari-hari seniman dan komunitasnya. Pada tiap seri, secara bersamaan dipilih seorang/kelompok seniman untuk mempresentasikan karyanya di dalam galeri sebagai ‘postscript’ dan di tembok teras, seorang/kelompok seniman, peneliti, penulis atau pekerja kreatif lainnya merespon, menggugat atau menunjukkan kegagalan dari karya yang dipresentasikan seniman sebagai ‘notabene’. Notabene kali ini mengundang Rugun Sirait untuk memberikan respon kritis.