Pemahaman kita atau bayangan atas masa lalu mungkin selalu berpijak pada kebiasaan yang romantis dan nostalgis. Gagasan dari karya ini membenturkan persepsi kita atas waktu antara kota Jogja yang melampaui masa dan hari ini. Kami membangun imaji kota Jogja yang “melampaui hari ini” dan mencoba menciptakan kenyataan imajiner melalui percampuran dari Jogja di masa lalu dan di masa yang lain.

Foto-foto lama kota Jogja dikumpulkan, dan menambahkan beberapa ikon yang mewakili “saat ini” atau kemodernan melalui proses olah digital. Projek ini dihadirkan dalam bentuk seri kartu pos, yang kami anggap sebagai salah satu media presentasi yang paling terjangkau dan media presentasi fotografi yang lentur.

Our understanding or image of the past might always stand romantically and nostalgically. The idea of this work is crashing the perception of time, between Yogyakarta city nowadays and beyond. We construct the image of the city to be “beyond today” and try to create an imaginary reality through the mixing of Jogja in the past and other times. Old photographs of Jogja were collected, and through the digital imaging process added with some icons which represent “the present” or modernity.

This project was presented as postcards, which we consider as one of the most affordable and flexible mediums of photography presentation.