Secara umum, definisi potret dapat diarahkan kepada gambar sebagai bukti eksistensi; gambar yang sangat biasa yang bisa dilihat dalam kehidupan sehari-hari, seperti potret pada kartu identitas dan paspor.

Proyek ini ingin melihat hubungan yang lebih dalam dari potret dengan aspek historis, budaya dan sosialnya. Wajah dalam sebuah potret bukan hanya representasi individual seperti ditangkap pada kamera, Ia juga mencerminkan ruang dan waktu di sekitar subjek. 2nd POSE adalah proyek fotografi yang ingin mengeksplorasi gagasan potret sebagai dokumen interaktivitas kehidupan sehari-hari.

Dalam proyek ini, MES 56 mengambil potret seniman dari berbagai macam disiplin di tengah dinamika kota Jogja sehari-hari. Pilihan seniman sebagai objek utama dan lanskap kota sebagai latar belakang ditujukan sebagai pengarsipan visual dari tokoh-tokoh seni lokal, dan pada saat yang sama, menembus wilayah fisik dan budaya ruang-ruang kota, serta menegaskan kembali bahwa seniman adalah bagian tak terpisahkan dari kota dimana mereka tinggal.

Generally, the definition of a portrait can be driven to an image as a proof of existence; a very ordinary image that can be seen in our daily life, such as a portrait on ID card and passport. This project wants to see a deeper relation of the portrait with its historical, cultural and social aspect. The face within a picture is not merely an individual representation as captured on camera; instead it reflects the space and time surrounding the subject.

2nd POSE is a photography project which wants to explore the idea of portraiture as a document of daily life interactivity. In this project, MES 56 took pictures of artists from various disciplines amidst the everyday city dynamics of Jogja. The preference of artists as the main object and urban landscape as the background is aimed as visual archiving of local art figures, as well as reasserting that the artist is an integral part of the city where they live in.