Selama kegiatan di lapangan, saya banyak sekali menemukan hal-hal yang menarik, baik benda yang sudah dipakai atau dijual di warung anggota KWT,seperti penggaruk tanah berbentuk tangan. Bagi saya, benda ini memiliki bentuk yang sangat unik dan dapat dipakai untuk merepresentasikan hubungan kelompok Wanita Tani (KWT) dengan Kelompok Difabel Desa (KDD). Saya mencoba membuat reka ulang penggaruk tanah tersebut dengan bahan plat yang lebih tipis agar mudah dibentuk menjadi bahasa isyarat teman-teman bisu tuli. Komposisi tersebut bertuliskan “Langgeng Makmur” dan diolah dengan pendekatan bahasa isyarat Sibi.

Print injects diatas kertas foto
30 x 42 cm
5 edisi/ 5 ap
2020

USU//AS018
Harga/Price

IDR 3.500.000

Purchase