Diskusi Buku Seni, Apa Itu? Posisi Estetika dari Platon sampai Danto

Diskusi Buku
Seni, Apa Itu? Posisi Estetika dari Platon sampai Danto
Karya Michael Hauskeller
(Yogyakarta: Kanisius, 2015)

Pembicara: Wahyudin

Kamis, 1 Oktober 2015
Jam 15:00 – 18.00 WIB
Ruang MES 56
Jl. Mangkuyudan No. 53A, Yogyakarta

“Apa itu seni?” adalah pertanyaan sederhana, tapi belum sudah terjawab. Sejak zaman Yunani klasik, pada sebelum Masehi, hingga zaman posmodernisme di abad ke-21, para filsuf telah berikhtiar penuh seluruh menjawabnya. Tapi, jawaban mereka tak lebih dari percobaan intelektual sementara yang memperlihatkan kemustalihan menemukan jawaban tunggal atas pertanyaan tersebut.

Seturut buku Michael Hauskeller Seni, Apa Itu? Posisi Estetika dari Platon sampai Danto (Yogyakarta: Kanisius, 2015), evolusi pemikiran estetika berkembang dengan persetujuan dan penolakan, dengan sabur-limbur dan tambal-sulam, yang justru menunjukkan pentingnya posisi seni di alam pikiran filsafat. Itu juga yang meyakinkan penghayat filsafat bahwa “apa itu seni?” tak dapat diringkus-rampung dalam satu jawaban, pengertian, atau definisi.

Tapi itulah amal jariyah para filsuf bagi dunia filsafat dan seni yang pantas kita diskusikan. Siapa tahu kita dengan pretensi intelektual cupul terhibur dan tercerdaskan dalam sepeminuman kopi. Apalagi jika kita bisa menerapkan, merekayasa atau menambahinya dengan penuh daya cipta dalam berseni rupa.

Kontak:
Ris +62 818 260 134
mes56post@gmail.com

www.mes56.com

Category Discussion

“Jauh Dekat 2015: Kumpul Seni, Film, Musik, dan Makan”

“Jauh Dekat 2015: Kumpul Seni, Film, Musik, dan Makan”

15-16 September 2015
Pukul 15.00 – 20.00 WIB

di Ex-Pool Damri
Jalan Mangkuyudan 50A, Yogyakarta

Silahkan membawa beras sebagai tiket masuk.

Proyek Kaleidoskop 2015 mengundang anda untuk hadir pada acara Jauh Dekat 2015: Kumpul Seni, Film, Musik dan Makan. Acara ini merupakan bentuk eksperimen lanjutan dari para peserta Kaleidoskop 2015 mengenai penciptaan ruang bersama melalui berbagai bentuk praktik artistik. Dalam ruang bersama ini, setiap orang mendapatkan otonomi untuk berpikir dan bertindak, baik sebagai individu maupun secara kolektif. Penciptaan ruang bersama menemukan urgensi di wilayah Mantrijeron —bahkan di banyak wilayah lain— yang sarat dengan pemagaran untuk kepemilikan dan akumulasi keuntungan pribadi.

Penciptaan ruang bersama dalam acara Jauh Dekat 2015, diwujudkan dengan menggunakan bangunan kosong bekas pool dan kantor Perusahaan Umum Damri di Jalan Mangkuyudan. Bangunan kosong dan rongsokan bis milik Damri bersanding dengan pembangunan hotel yang semakin cepat di sekitarnya. Waktu seakan terhenti di area bangunan kosong ini. Namun bangunan ini tidak pernah benar-benar kosong. Masyarakat sekitar menghidupi ruang ini dengan berbagai mitos dan cerita hantu. Remaja datang silih berganti di sore hari untuk berfoto, berlatih membuat graffiti, atau sekedar nongkrong bersama teman. Bangunan kosong Damri berfungsi sebagai pusat kegiatan waktu luang bagi warga walaupun secara ilegal. Para seniman yang terlibat di Kaleidoskop 2015 melihat potensi praktik artistik sebagai metode untuk menyusun kepemilikan bersama atas ruang ini.

Jadwal:
Selasa, 15 September 2015
15.00 – 20.00 WIB: Lansia Band Kelurahan Mantrijeron, Begundal Clan, NOK37, Youth-youthan, Ruang Kelas SD, Love Hate Love, Muck dan Trash
Rabu, 16 September 2015
15.00 – 20.00 WIB: Masak, makan bersama dan pemutaran film Betty Bencong Slebor (1975)

Mari datang…

Category News