FULL HOUSE

Sebuah Pameran Galang Dana | A Fund Raising Exhibition

Seniman | Artist

Akiq AW, Agan Harahap, Angki Purbandono, Edwin ‘Dolly’ Roseno, Jimbo Allen Abel, J Bujangan Urban, Yaya Sung, Wimo Ambala Bayang, Wok The Rock, Yudha ‘Fehung’ Kusuma Putera, Yusuf Ismail, Yannick Cormier

Pembukaan | Opening :

Kamis, 4 Juni 2015, 19.30 WIB

Thursday, 4 June 2015, 7.30 pm

Pameran | Exhibition:

5 – 21 June 2015

Tempat | Venue:

Ruang MES 56

Jl. Mangkuyudan no 53A, Yogyakarta

Ruang MES 56 adalah lembaga berbadan hukum sebagai yayasan yang hidup dengan nafas kolektif sejak tahun 2002. Ruang MES 56 selalu berdiri pada dasar ilmu fotografi sebagai mediumnya yang kemudian selalu mengembangkan ide-ide kreatifnya bekerja dengan mencampurkan disiplin ilmu lain seperti; video, music, performance, antropologi, kedokteran, lukis, seni grafis, animasi atau apa saja untuk mendapatkan pengalaman dan daya tarik yang segar dalam mengolah fotografi sebagai sebuah konsep pada setiap masanya.

Ruang MES 56 juga tidak sungkan berubah sebagai rumah, untuk berkumpul sebagai ruang rekreasi bagi anggota MES-mesboys dan juga keluarganya. Memberikan nafas untuk ruang yang dibangun selama ini ternyata mudah! Tapi untuk mencukupi kebutuhan hidupnya yang tidak mudah!

Tahun 2015 adalah tahun ke-13 MES 56 sudah menggali dan menanam  apa yang dikuasainya di area fotografi; komersial, jurnalistik, desain, etnofotografi dan kontemporer. Tidak ada yang pernah disembunyikan dalam setiap proses hidup di antara anggota MES 56, mulai dari pelaksanaan program sampai urusan rumah,

secara keuangan kolektif anggota dan hasil dari kerjasama dengan beberapa lembaga seni lokal dan asing.

Tidak pernah sedetikpun persoalan-persoalan lembaga terlupakan, karena ini bukan mimpi. Banyak kesalahan jadi guru besar mesboys dalam membentuk garis baru melintang,membujur untuk strategi pemikiran ke depannya.

Hidup dan bekerja di Ruang MES 56 rasanya seperti duduk melingkar di meja poker, saling berhadapan tapi dengan kartu saling terbuka untuk bijak memberi kesempatan kepada yang lain menikmati kemenangan, kemenangan yang memberikan keseimbangan antara kawan, lawan dalam satu ruang tanpa harus ditutup-tutupi.

Ruang MES 56 memang bukan pemenang, kita hanya ingin punya kartu yang baik untuk selalu bisa melawan hidup.

 

MES 56 is a legal entities, a foundation with a collective spirit since 2002. MES 56 has been consistently using photography as a medium combined and developed with creative ideas to work with other disciplines such as video, music, performance, anthropology, medicine, painting, graphic arts, animation or anything to acquire experience and a fresh appeal in the process of photography as a concept at times.

MES 56 did not hesitate to become a home, to come together as a recreation room for MES-mesboys members and their families. Keeping the spirit of the space is surprisingly easy! But to make ends meet is not easy!

2015 is the 13th year of MES 56, we dug up and planted what we mastered in the area of ​​photography; commercial, journalistic, design, ethno-photography and contemporary. Nothing is hidden in the process of life among the members of the MES 56, either program implementation or home affairs, collective members financial state and the results of cooperation with several local and foreign art institutions

Not a split second that we forget about the institutional problems, since this is not a dream. Many mistakes become mesboys’ great teacher in forming a new transversal–longitudinal lines to the thought of future strategies.

Living and working with MES 56, is like sitting in a circle at a poker table, facing each other but with each cards open, wisely giving others the opportunity to enjoy the victory, a victory that provides balance between friends, opponents in mutual space without having to cover-up.

MES 56 is not a winner, we just want to have a good card to always fight in life.