Deer Andry
wok
wimo
wedar-riyadi
venza
sri-maryanto
ria-papermoon
nindityo
raja-rusa-tai-rusa-2009ardiyanto
purnomo
mulyana
mizuho-matsunaga
laksmi-rahayu
krisna-murti
jimmy-mahardika
jimbo
jenius-fatboy
janu
iyok-prayogo
iwan-ono-efendi
indun
indiegurlilas
hendra-priyadi-balngkon
hahan
dolly
diah-puspita
dedi-hermawan
dani
dadang
codit-deerman-a4-paper-collage-2009
bofag
beng-rahardian
bagus-jalang
assalamualaikum-frino-2009
arya-panjalu1
arya-panjalu
anggiat-t-bandung
andi-dt
andang-iskandar
albert-yonathan
ahmad-jamparing
agra
achmad-yassin
display01

Pameran “DEER ANDRY”
Hari/Tanggal Pembukaan: Sabtu, 7 November 2009
Jam: 19.30 WIB
Durasi Pameran: 7-19 November 2009
Opening Act: Penampilan band Seek Six Sick, A Stone A dan Black Ribbon
Sablonase: GAS*
Tempat/Alamat: MES 56, jalan. Nagan Lor 17, Patehan Kraton, Yogyakarta, 55133
Peserta *

Andry Mochammad adalah salah satu perupa muda yang dikenal luas di berbagai komunitas seni di berbagai kota. Karya-karyanya mewakili kecenderungan praktik seni alternatif. Sosok yang dikenal santun bagi para sahabatnya ini belajar di jurusan Seni Rupa, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung dan pernah bekerja sebagai desainer grafis pada majalah “Ripple”, pusat kebudayaan Perancis (CCF), dan clothing line “Firebolt”.

Ia menjadikan berbagai keunikan pengalaman hidup sehari-hari yang dijumpainya sebagai inspirasi tanpa batas.  Andry menyukai  cara  kerja terlibat, cenderung spontan, dan meleburkan batas  antara potensi bahasa bunyi (sound), performans  dan rupa (visual) secara ulang-alik. Karya Andry memberi kesan kuat bahwa seni bisa dapat tumbuh dan berkembang dari apa saja, kapan saja dan oleh siapa saja.

Ditengah karier kesenimananya yang produktif Ia meninggal di usia muda (31) pada 1 Mei 2008 di rumah sakit Hasan Sadikin, Bandung. Ia mangkat saat ide-ide karyanya berikut debut karya-karyanya tengah menjadi perhatian besar publik seni. Para sahabat tidak menyangka bila ditengah produktivitas kerja seninya  ternyata Ia tengah melawan tumor ganas di perutnya.

Pameran “Deer Andry” akan menampilkan kelompok band “seek six sick” dan “Black Ribbon”, band-band dari Jogja bergenre noise yang notabene juga akan menginagurasi spirit genre noise band Andry bernama “A  Stone A” yang juga akan tampil pada pembukaan pameran. Seluruh karya yang dipamerkan berukuran 20 cm x 30  cm, 20 cm x 20 cm, 20 cm x 15 cm.  Pameran ini menampilkan ratusan karya dari berbagai kalangan perupa Bandung, Jakarta dan Yogyakarta yang menafsir simbol “rusa” (Deer), salah satu simbol personal Andry yang diniatkannya sebagai gagasan pameran tunggalnya, namun Tuhan telah memanggilnya sebelum niat pameran tunggalnya itu terlaksana. Sebab itu, pameran ini tidak lain adalah sebuah dukungan kolektif para sahabat untuk mewujudkan cita-cita pameran tunggal Andry yang belum terlaksana.

Pameran ini merupakan etape terakhir dari rangkaian acara pameran yang terselenggara dari Bandung (ruang pamer S.14) dan Jakarta (galeri Ruang Rupa). Pameran ini bukan sekadar mengenang sosok Andry, tetapi merupakan bentuk elaborasi atas spirit kesenian Andry yaitu semangat untuk tidak membatasi dalam mengolah gagasan, media dan teknik dalam penciptaan karya seni. Andry mewariskan semangat eksperimentasi yang tak terbatas, dan baginya penciptaan karya seni sesungguhnya harus terus-menerus mengalir. Sikap seperti itu yang sekiranya bisa diwartakan sebagai inspirasi bagi siapapun dalam melakoni kerja kreatif.

Hasil pendanaan kolektif dan penjualan karya peserta pameran akan digunakan untuk memproduksi buku yang berisi seluruh materi tulisan dan dokumentasi karya Andry Mochammad.

*Silahkan membawa kaos untuk mendapat sablonase gratis atas imej pameran “Deer Andry”

Siaran pers ini dipublikasikan oleh MES 56

Contact Person:
Rennie “Emonk” (08156124937), email: semanismadu@gmail.com
Ina (081903715656)
Wimo (081558505996)

Have a say!